Artefak & Lampiran

Karya nyata dari ruang kelas.

Produk rancangan pembelajaran terbaik Siklus 1 lengkap dengan pratinjau dokumen, serta instrumen penilaian yang digunakan dan analisisnya.

Produk Terpilih Siklus 1 — PPL Terbimbing

Modul Ajar “Merancang Jaringan LAN Sekolah dengan Cisco Packet Tracer”

Modul ajar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Fase E dengan model Problem Based Learning (PBL) dan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Peserta didik menyelidiki jaringan lab komputer sekolah dan kebutuhan konektivitas antar-ruangan untuk menemukan konsep topologi dan pengalamatan secara kontekstual, kemudian memodelkannya dalam bentuk skema, tabel pengalamatan, dan simulasi.

Satuan Pendidikan
SMK Negeri 10 Makassar
Kelas / Fase
X / E
Alokasi Waktu
2 pertemuan • 8 JP
Model & Metode
PBL • diskusi, eksplorasi Packet Tracer
Kurikulum Merdeka Diferensiasi Konten Asesmen Formatif Cisco Packet Tracer Profil Pelajar Pancasila
Komponen Modul

Isi Dokumen

  1. 1Informasi umum — identitas, capaian pembelajaran, tujuan, profil pelajar
  2. 2Komponen inti — kegiatan pembelajaran tiga fase (pendahuluan, inti, penutup)
  3. 3Lembar kerja peserta didik berjenjang (mudah — sedang — menantang)
  4. 4Asesmen awal, formatif, dan sumatif beserta rubriknya
  5. 5Lampiran media — file simulasi Packet Tracer (.pkt) & video tutorial crimping
Instrumen Penilaian & Analisisnya

Alat ukur yang teruji, bukan sekadar terisi.

Kisi-kisi, rubrik, lembar evaluasi, serta hasil analisis butir soal yang digunakan pada praktik mengajar mandiri — kelas XI, materi Administrasi Sistem Jaringan.

Kisi-Kisi Soal Sumatif

10 Butir PG + 2 Uraian
NoIndikator SoalLevel KognitifBentukNo. Soal
1Disajikan topologi, peserta didik mengidentifikasi perangkat jaringan yang digunakanL1 (C2)PG1
2Menentukan alamat IPv4 yang sesuai untuk blok subnet tertentuL2 (C3)PG3
3Menghitung subnet mask dari kebutuhan jumlah hostL2 (C3)PG5
4Menganalisis kegagalan konektivitas dari hasil simulasiL3 (C4)PG8
5Memodelkan rancangan jaringan ruang kelas lengkap dengan tabel pengalamatanL3 (C4–C5)Uraian11–12

Sebaran level kognitif: L1 40% • L2 40% • L3 20% (sesuai proporsi AKM).

Analisis Kualitas Instrumen

Validitas Isi
92%
Daya Beda
78%
Tingkat Kesukaran
0,71
Fungsi Distraktor
84%
Keterbacaan Soal
88%

Dua butir direvisi setelah uji coba: soal no. 4 (distraktor seragam) dan no. 9 (kalimat terlalu panjang).

Rubrik Penilaian Performa

KriteriaBaik Sekali (4)Cukup (2)
Perencanaan topologiRancangan tepat & lengkapRancangan parsial
Ketepatan konfigurasiEfisien & berfungsiCoba-coba
Dokumentasi & kerja sama timJelas & runtutPerlu bimbingan

Temuan Utama Analisis Instrumen

Rata-rata kelas naik dari 68,4 menjadi 79,1 setelah revisi butir soal dan penguatan pembelajaran remedial berbasis temuan analisis. Butir soal level C4–C5 berhasil membedakan kelompok atas dan bawah dengan baik (daya beda 0,41).

Lembar evaluasi menunjukkan kesalahan paling umum terjadi pada konsep operasi biner ketika menghitung subnet mask — murid lupa mengurangi 2 untuk alamat network dan broadcast. Temuan ini menjadi dasar perbaikan siklus pembelajaran berikutnya.

0,1 Rerata Kelas Akhir
+0% Ketuntasan Klasikal